Senin, 04 Agustus 2014

Guru Perkosa Murid, Komnas Anak Desak Polisi Bertindak

Posted by SARIF  |  at  21.14

PR, korban kekerasan seksual di Depok
PR, korban kekerasan seksual di Depok (VIVAnews/Zahrul Darmawan)
VIVAnews - Komisi Nasional Perlindungan Anak mengecam keras kasus kekerasan seksual yang menimpa seorang siswi di Depok, PR, hingga hamil 8 bulan.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menegaskan, polisi harus bertindak tegas karena apa yang dialami PR adalah murni pidana.

"Undang-Undang Perlindungan Anak sudah jelas mengatur hal itu. Terlepas apakah kejadian ini dilakukan atas dasar suka sama suka atau tidak, yang jelas korban masih di bawah umur," kata Arist kepada VIVAnews.Arist pun mendesak kepolisian harus bertindak cepat. Ia pun berjanji segera mendatangi PR dan berkoordinasi dengan pengelola sekolah maupun kepolisian. "Segera akan kami tindak lanjuti," janjinya.

Kasus pelecehan seksual menimpa PR ini bemula sebelum Ujian Nasional.
Ditemui di kediamannya, di kawasan Sukmajaya, PR yang tampak depresi itu mengatakan, kejadian berawal ketika dia sedang berada di sekolah, di SMK swasta di Depok, pertengahan November lalu.

Pengakuannya, saat itu PR diajak pelaku, MC DE, ke satu ruang kelas yang sepi. PR yang polos tak menyangka jika guru kelasnya itu mengajaknya ke toilet. Dengan kondisi sekolah yang sepi, MC DE memaksa PR untuk melakukan hubungan intim. Dengan ancaman dan paksaan, PR pun akhirnya pasrah.

"Saya diancam tidak akan lulus UN jika tidak menuruti permintaannya. Saya juga diancam akan dibunuh. Saya takut," kata korban sambil menyeka air mata, Senin 4 Agustus lalu.

Ironisnya, kelakuan bejat pelaku kembali terulang ketika PR bersama teman-temannya menghadiri acara perpisahan sekolah di kawasan Puncak, Bogor. Di sini, PR kembali diajak berhubungan intim dengan ancaman. (ita

Tagged as:
About the Author

Write admin description here..

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Text

Footer Widget 2

Welcome Guys

© 2013 S3H. Powered by Blogger.
Blogger Template by Bloggertheme9
back to top